Monday, 24 November 2014

Menulis Dengan Hati?

"Mahu kah kamu bersama dengan saya? "
" Kita melakar kehidupan kita dan orang sekeliling kita dengan tulisan-tulisan kita"

" Aku rasa diriku tidak semampu kamu sahabat"
" Aku takut! Tulisan ku biasa biasa sahaja. Tiada ayat yang puitis seperti penulis hebat yang lain"
" Aku takut tak mampu untuk Komit "

" Apa yang kamu takutkan? "
" Menulis ini menjaga disiplin kita sama seperti kita cuba untuk mendisiplinkan diri dalam beramal ibadah kepada Allah"
" Menulis tak perlukan bakat. Menulis memerlukan kerajinan dan komitmen. Bakat itu boleh datang kemudian andai selalu kita melatih diri "

"Kenapa kamu mahu aku menulis? "

" Sebaaaab aku sayang kamu"
" Aku mahu kamu meraih pahala dengan lebih banyak "

...............

Satu yang aku takutkan..
Mampukah aku menulis dengan hati?

Menggunakan bahasa yang sangat biasa dan simple tapi andai dari hati pasti mampu untuk mengetuk hati orang lain dan yang paling penting hati aku sendiri akan terketuk kuat hingga meninggalkan bekas.

Ohh Rabbi.
Bantu aku..
Kuatkan aku atas pilihan ini.
tanpaMu siapa aku yang penuh kelemahan ini..

Satu yang ku ingin ku pohon dari Mu,

Andai Kau takdirkan aku di tempat yang tinggi suatu hari nanti,
Ingatkan aku untuk terus menunduk padaMu sampai ke akhirnya..

Puteri AnaMAS
25 November 2014
12:06 AM